Siapkan Tas Siaga Bencana untuk Tingkatkan Mitigasi Mandiri
KOTA TANGERANG – Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh dan sadar bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang kembali menggencarkan sosialisasi mengenai pentingnya persiapan Tas Siaga Bencana (TSB) di tingkat rumah tangga.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi mandiri agar masyarakat memiliki kesiapan optimal dalam menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan.
Mengapa Tas Siaga Bencana Itu Penting?
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang menjelaskan bahwa fase awal terjadinya bencana adalah waktu yang paling krusial. Tas Siaga Bencana dirancang untuk membantu warga bertahan hidup setidaknya selama 3 hari (72 jam) pertama setelah bencana terjadi, sebelum bantuan logistik dari petugas tiba di lokasi.
"Kami ingin masyarakat Kota Tangerang tidak hanya tahu potensi bahayanya, tapi juga tahu bagaimana cara menyelamatkan diri secara mandiri. TSB adalah langkah awal yang sangat sederhana namun berdampak besar bagi keselamatan keluarga," ujarnya.
Komponen Utama dalam Tas Siaga Bencana
Berdasarkan panduan standar keselamatan, BPBD Kota Tangerang merilis daftar barang esensial yang wajib ada di dalam satu tas (disarankan model ransel) yang kedap air:
Dokumen Penting: Fotokopi dokumen berharga (Ijazah, Akta Kelahiran, Surat Tanah, KK) yang disimpan dalam wadah plastik kedap air.
Kebutuhan Logistik: Air minum kemasan dan makanan instan atau kaleng yang memiliki masa kedaluwarsa lama.
Peralatan Medis: Kotak P3K standar dan obat-obatan pribadi yang rutin dikonsumsi.
Penerangan & Komunikasi: Senter dengan baterai cadangan, korek api, serta powerbank untuk ponsel.
Pakaian & Perlengkapan Pribadi: Pakaian ganti, jaket, selimut tipis, jas hujan, serta alat kebersihan (sabun, sikat gigi, masker).
Uang Tunai: Secukupnya untuk kebutuhan darurat di lokasi pengungsian.
Imbauan kepada Masyarakat
BPBD menekankan bahwa Tas Siaga Bencana tidak harus dibeli dalam paket mahal. Masyarakat dapat menggunakan tas ransel yang sudah tersedia di rumah dan mulai menyicil pengisian barang-barangnya secara mandiri.
"Letakkan tas ini di lokasi yang mudah dijangkau, seperti di dekat pintu utama atau kamar tidur. Pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui keberadaan tas tersebut," tambah pihak BPBD.
Dengan sosialisasi ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap budaya sadar bencana dapat tertanam di setiap lapisan masyarakat, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian materiil dapat diminimalisir saat terjadi kondisi darurat. (MA)
Layanan Darurat Kota Tangerang: Bagi warga yang mengalami atau melihat kondisi darurat di wilayah Kota Tangerang, segera hubungi:
Call Center: 112 (Bebas Pulsa)
Piket 24 Jam BPBD: (021) 5582144