\

Imbauan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Kebakaran Menghadapi Musim Kemarau dan Risiko El Nino

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menghimbau kesiapsiagaan bagi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi transisi cuaca menuju musim kemarau. Langkah ini diambil guna menekan risiko bencana ikutan yang kerap terjadi selama periode kering, seperti kelangkaan air bersih, penurunan kualitas udara, hingga lonjakan insiden kebakaran permukiman maupun lahan terbuka (karhutla/TPA).

Kepala BPBD Kota Tangerang menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT/RW terus diintensifkan. Berdasarkan pemantauan indikator hidrometeorologi, suhu udara yang tinggi disertai embusan angin kencang di musim kemarau berpotensi mempercepat perambatan api jika terjadi kelalaian kecil di area aktivitas warga maupun pengelolaan limbah.

Sebagai panduan langkah mitigasi secara mandiri di lingkungan masing-masing, BPBD Kota Tangerang menginstruksikan poin-poin imbauan strategis sebagai berikut:

1.   Larangan Tegas Pembakaran Sampah dan Rumput Kering Masyarakat dilarang keras melakukan pembakaran sampah, sisa tanaman, atau rumput kering di area pekarangan maupun lahan terbuka. Percikan api kecil yang tertiup angin kencang berpotensi memicu kebakaran skala besar yang sulit dikendalikan. Pengelolaan sampah wajib dialihkan ke metode pemilahan dan pengangkutan berkala ke TPS terdekat.

2.   Pemeriksaan Sarana Kelistrikan Rumah Tangga dan Industri Mengingat suhu ekstrem dapat meningkatkan beban kerja alat elektronik, warga diwajibkan memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi korsleting arus pendek. Pastikan penggunaan beban daya listrik tidak melebihi kapasitas dan matikan perangkat elektronik yang tidak digunakan saat meninggalkan rumah.

3.   Manajemen Efisiensi dan Penghematan Cadangan Air Bersih Gunakan pasokan air bersih secara bijak dan prioritaskan utamanya untuk kebutuhan pokok seperti konsumsi, memasak, dan sanitasi esensial. Warga juga diimbau menjaga kelestarian lingkungan dengan membuat lubang biopori atau sumur resapan di sekitar permukiman guna mengoptimalkan retensi air tanah.

4.   Antisipasi Dampak Kesehatan dan Penyakit Pancaroba Perubahan iklim mikro yang berdebu dan kering berisiko memicu peningkatan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, serta demam berdarah (DBD). Warga disarankan memakai masker pelindung saat beraktivitas di luar ruangan, menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air putih yang cukup, serta tetap konsisten menerapkan gerakan 4M Plus di bak penampungan air.

BPBD Kota Tangerang juga memastikan seluruh armada pemadam kebakaran, tangki pasokan air bersih, dan personel reaksi cepat dalam status siaga penuh selama 24 jam di seluruh pos wilayah. Pemantauan ketat secara khusus dikonsentrasikan pada area rawan seperti kawasan padat penduduk dan fasilitas pengolahan sampah akhir guna menghindari terulangnya insiden fatal.


-      Cara Melaporkan Pelanggaran atau Meminta Bantuan

Masyarakat diminta untuk tidak meremehkan api kecil dan diimbau untuk segera melaporkan kejadian pembakaran sampah liar maupun insiden kebakaran melalui kanal aduan resmi pemerintah: 

  • Panggilan Darurat : Tangerang Siaga 112  (bebas pulsa)
  • Pengaduan WhatsApp Satpol PP : 0812-1200-4664
  • Aduan Pemkot : Melalui platform aplikasi LAKSA (Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda)
  • Hotline BPBD & DAMKAR Kota Tangerang : 021-558-2144

 

BERITA LAINNYA

12 Jun 2026 10:45

Giat Apel Senin pagi…