\

BPBD Kota Tangerang Sigap Tangani Kebakaran di Ciledug, Posko Darurat dan Logistik Disiagakan

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat melakukan penanganan darurat pasca-insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Kecamatan Ciledug, Kamis (16/4/26) sore.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 25 unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Upaya pemadaman dilakukan secara masif dengan mengerahkan personel dan armada gabungan dari UPT Ciledug, UPT Pinang, UPT Batuceper, hingga Mako BPBD. Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 19.00 WIB.

Penanganan Pengungsi dan Distribusi Logistik

Berdasarkan data terkini, sebanyak 110 jiwa terpaksa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjamin keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar seluruh korban terdampak.

"Kami telah menyiagakan dua titik pengungsian utama, yaitu di aula area asrama dan masjid terdekat. Sebagai langkah antisipasi, Aula Kecamatan Ciledug juga telah disiapkan sebagai lokasi evakuasi tambahan jika diperlukan," ujar Mahdiar.

Hingga malam ini, bantuan darurat telah mulai didistribusikan ke lokasi-lokasi pengungsian untuk memastikan kenyamanan warga.

"Tim di lapangan sudah mendistribusikan tenda pengungsian dan tempat tidur lipat (velbed). Kami juga berkoordinasi intensif dengan Dinas Sosial yang saat ini mulai menyalurkan bantuan permakanan serta kebutuhan logistik mendesak lainnya," tambahnya.

Imbauan Kewaspadaan Masyarakat

Mengingat frekuensi kejadian kebakaran di wilayah perkotaan, Mahdiar mengimbau masyarakat untuk lebih teliti terhadap potensi pemicu api di lingkungan rumah tangga.

  • Instalasi Listrik: Pastikan penggunaan kabel sesuai standar dan tidak ada beban berlebih pada stop kontak.

  • Aktivitas Dapur: Selalu awasi kompor saat memasak dan pastikan regulator gas dalam kondisi aman.

"Dua faktor ini merupakan penyebab paling dominan dalam kasus kebakaran di Kota Tangerang. Kami meminta kerja sama masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor melalui emergency call jika melihat potensi bahaya," tegasnya.

Pendataan dan Penanganan Lanjutan

Saat ini, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan mendalam terkait total kerugian materil. Selain bantuan fisik, BPBD juga memastikan para korban mendapatkan pemantauan medis serta pendampingan psikologis guna memulihkan trauma pasca-bencana.

"Seluruh tim tetap siaga untuk memastikan warga terdampak tertangani dengan baik, mulai dari aspek logistik, kesehatan, hingga pemulihan kondisi mental mereka," tutup Mahdiar. (MA)



BERITA LAINNYA

17 Apr 2026 09:37

Giat Apel Senin pagi…