\

BPBD Kota Tangerang Respons Cepat Kebakaran Pabrik Karet di Cipondoh, Puluhan Personel dan Armada Diterjunkan

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bergerak cepat mengerahkan kekuatan penuh guna menanggulangi insiden kebakaran yang melanda area pabrik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone), di Jalan KH Agus Salim, RT 001/RW 003, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Minggu (21/6) malam.


Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Tangerang menerima laporan kebakaran dari masyarakat pada pukul 22.31 WIB. Merespons laporan tersebut, tim pemadam sektor terdekat langsung diberangkatkan pada pukul 22.35 WIB dan berhasil tiba di lokasi kejadian (TKK) pada pukul 22.45 WIB untuk langsung melakukan polok penyerangan awal.


Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyatakan bahwa mengingat objek yang terbakar merupakan material yang mudah menjalar, pihaknya langsung memperkuat armada di lapangan guna mempercepat lokalisir perambatan api.


"Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kota Tangerang mengerahkan sebanyak 95 personel pemadam kebakaran yang didukung oleh 19 unit armada pemadam gabungan dari Mako serta pos-pos unit pelaksana teknis (UPT)," ungkap Mahdiar saat memberikan keterangan di lokasi, Senin (22/6).


Sinergitas Antarunsur di Lapangan

Guna memastikan penanganan berjalan komprehensif, BPBD Kota Tangerang juga berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai unsur samping di lokasi bencana. Teratat, operasi pemadaman ini turut dibantu oleh:

- TNI (Koramil): 2 personel (siaga 1 unit kendaraan pemadam)

- Dinas Kesehatan:6 personel (siaga 1 unit ambulans)

- Relawan Kebencanaan:30 personel

- Gabungan Tim Siaga Tingkat kota Tangerang dan

- Pihak Kepolisian 


"Sinergitas ini sangat penting. Selain fokus pada pemadaman, pengamanan jalur dan kesiapsiagaan medis bagi personel maupun warga sekitar juga menjadi prioritas utama kami selama operasi berlangsung," sambung Mahdiar.


Fokus Pemadaman dan Pendinginan

Hingga Senin pagi, petugas pemadam kebakaran di lapangan masih terus berjibaku melakukan proses pemadaman lanjutan yang diikuti dengan langkah pendinginan *(cooling down)* guna memastikan tidak ada lagi titik api sekunder *(overhaul)* yang berpotensi menyala kembali.


"Seluruh personel di lapangan saat ini masih fokus melakukan penanganan dan pendinginan di lokasi. Prioritas utama kami adalah memastikan api benar-benar padam total serta meminimalisir risiko dampak lingkungan di sekitar area pabrik," jelasnya.


Mengenai penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil, BPBD Kota Tangerang menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang yang saat ini sedang melakukan proses penyelidikan.


Sebagai langkah antisipasi keselamatan, BPBD Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat luas untuk tidak mendekati atau berkerumun di sekitar area terdampak. Hal ini diperlukan demi menjaga keselamatan warga sekaligus memberikan ruang gerak yang aman bagi lalu lalang armada dan petugas yang sedang menuntaskan penanganan darurat di lokasi. (MA)

---

BERITA LAINNYA

22 Jun 2026 11:45

Giat Apel Senin pagi…