\

Siaga Penuh di Festival Cisadane 2026: Personil BPBD dan Damkar Kota Tangerang Hadirkan Rasa Aman di Darat, Air, dan Edukasi Publik

TANGERANG — Perhelatan akbar Festival Cisadane 2026 yang berlangsung selama lima hari penuh pada 22–26 Juli 2026 tidak hanya menyuguhkan kemeriahan budaya, seni, dan hiburan, tetapi juga menjamin aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan puluhan personil gabungan dari unsur BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang siaga penuh di berbagai lini kegiatan.

Kehadiran petugas di lapangan dibagi secara terintegrasi, mencakup pos pengamanan di darat, kesiapsiagaan unit rescue di perairan Sungai Cisadane, hingga pembukaan booth edukasi kebencanaan bagi masyarakat umum.

Pengamanan Berlapis: Siaga Darat dan Air

Sebagai pusat kegiatan yang memadati kawasan bantaran Sungai Cisadane dan Jembatan Kaca Berendeng, faktor keselamatan air menjadi prioritas utama. Mengingat banyaknya agenda air seperti lomba perahu naga (dragon boat) serta mobilitas penonton yang tinggi, Tim Rescue dan personil air BPBD-Damkar disiagakan menggunakan perahu karet beserta perlengkapan keselamatan lengkap di sepanjang alur sungai.

Sementara itu, di darat, personil siaga berpatroli secara berkala guna mengantisipasi potensi darurat, mengatur titik keramaian, serta berkoordinasi erat dengan unsur pengamanan lainnya dari kepolisian, TNI, Dishub, dan relawan. Langkah preventif ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Booth Edukasi BPBD: Belajar Mitigasi Sambil Berwisata

Tidak hanya fokus pada fungsi pengamanan dan respons darurat, BPBD Kota Tangerang juga memanfaatkan momentum Festival Cisadane 2026 untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Booth Edukasi Kebencanaan.

Booth interaktif ini menjadi salah satu daya tarik edukatif yang ramai dikunjungi oleh warga, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga wisatawan luar daerah. Di sini, pengunjung dapat:

  • Mengenal Tas Siaga Bencana (TSB): Memahami perlengkapan apa saja yang wajib disiapkan secara mandiri di rumah untuk menghadapi situasi darurat.

  • Edukasi Mitigasi Kebencanaan: Memperoleh panduan praktis penanganan kebakaran skala rumah tangga (seperti penggunaan kain basah atau APAR) serta langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi atau banjir.

  • Konsultasi Publik: Berinteraksi langsung dengan petugas Pusdalops dan operator layanan informasi terkait prosedur pelaporan darurat di Kota Tangerang.

Melalui kehadiran posko terpadu dan edukasi interaktif ini, BPBD Kota Tangerang berharap masyarakat tidak hanya merasa terhibur dengan kemeriahan Festival Cisadane 2026, tetapi juga semakin sadar dan tangguh terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar. (MA)

BERITA LAINNYA

26 Jul 2026 19:27

Giat Apel Senin pagi…